Agendakan Haji dalam Hidup : Catatan Road To Ganas (Gathering Nasional) SBC Chapter Jogja

Catatan Road To Ganas (Gathering Nasional) SBC Chapter Jogja 
Soto Haji Alwi. Jumat 22 Juli 2022

 

Catatan Dhesy Anang Kurnia (Nasi Kebuli Umi Salmah dan Oleh-oleh Haji)

KPB Riyadhul Jannah #12

Mentor : Ibu Isti – Pak Ruslan ABATA


CRA mengawali dengan quote : Setiap amanah pasti ada ujinannya. Semakin besar amanah maka ujiannya semakin besar.

Antrian haji di indonesia antara 30-90 tahun tergantung antrian di masing-masing kabupaten. Penulis cari data detilnya bisa di cek di https://haji.kemenag.go.id/v4/waiting-list. Ada yang 17 tahun, bahkan 94 tahun.

Adanya antrian yang panjang, hendaknya menjadi perhatian bagi kita sebagai seorang muslim. Meski ada kalimat: Haji wajib bagi yang mampu namun haji adalah rukun Islam. Sehingga sudah sepantasnya kita mengagendakan haji dalam hidup kita.

Kebanyakan dari kita, ketika belum bekerja menargetkan untuk bekerja. Setelah bekerja menargetkan menikah, setelah menikah menargetkan punya motor. Setelah punya motor menargetkan punya mobil atau rumah. Sebagian orang lupa menargetkan kapan berangkat haji bahkan meniatkan haji.

Lantas bagaimana sikap kita :

1.       Berniat haji untuk menyempurnakan rukun Islam.

2.       Memantaskan diri agar Allah mampukan

Salah satu kita memantaskan diri adalah dengan membiasakan menjawab panggilan Allah. Ada 4 panggilan Allah Swt :

I.                    Adzan : tidak semua orang mampu menjawab panggilan adzan: bergegas solat atau ke masjid ketika adzan dikumandangkan. Jangankan menjawab panggilan adzan, bahkan tidak dengar adzan pun mungkin ada.

II.                  Jihad : bersungguh-sunggu di jalan Allah Swt. bekerja dengan niat kepada Allah dengan bersungguh sungguh apapun pekerjaan kita. Membuka toko dengan bismillah, berjualan, mengurus rumah, mengajar, dan melakukan apapun dengan sungguh-sungguh.

III.                Haji

IV.                Mati

3.       Mencari info tentang haji

Macam-macam jalur keberangkatan haji :

a.       Reguler : antrian 30-90 tahun biaya 39,8 juta tahun ini

b.      Khusus / Haji plus : antrian 5-7 tahun biaya $11.000 kurang lebih 164 juta

c.       Furoda tanpa antrian biaya 270 jt visa dari keluarga kerajaan yang dijual

d.      Mujamalah tanpa antrian biasa kurang lebih sama dengan furoda visa berasal dari undangan kerajaan untuk pejabat di suatu negara.

Jalur haji yang sebaiknya dihindari :

e.      Visa amil/umal visa yang tidak sesuai peruntukannya karena merupakan visa kerja (TKI)

f.        Visa touris/ziarah sama dengan visa amil/umal visa ini tidak untuk haji

g.       Visa bisnis

Lain Lain :

-          Kita haru berpikir untuk kaya dan CRA doakan, namun mindset pikiran kita bahwa semua yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan.

-          Jika kita mencintai apa yang ada di dunia ini maka justru dedikasikan untuk agama, maka apa yang kita cintai itu akan abadi menemani kita di akhirat.

-          Jangan merasa paling berperan, jangan merasa paling bisa. Sebab Allah lah yang memberi kita peran, Allah lah yang membuat kita bisa. Jika kita merasa bisa, jika kita merasa paling : maka siap-siap Allah yang akan membanting menjatuhkan kita sebab Allah Cemburu. Semoga Allah menjauhkan kita dari hal demikian.

 Mohon maaf apabila dalam catatan ada banyak kekeliruan dan kesalahpahaman atas apa yang saya simak. Jazakumullah, CRA dan juga mentor kami Bu Isti – Pak Ruslan ABATA.









Comments